Kenangan Bersama Scoopy Coklat, si Cantik Tukang Jajan

Sekembalinya ke Jakarta di Desember 2013 untuk melanjutkan pendidikan setelah 2 tahun di Kupang, gue segera mencari motor bekas untuk operasional sehari-hari.. Saat itu, di pikiran gue udah menetapkan pilihan ke Suzuki Satria FU tahun-tahun awal. Tapi apa mau dikata, nyonya lagi kepengen motor matik, tepatnya Honda Scoopy. Gue ngalah. Berbekal uang 7,5 juta hasil penjualan Skywave, pencarian gue mulai di situs-situs belanja online.

Pencarian berakhir ketika gue menemukan Honda Scoopy karbu lansiran 2010 berwarna coklat yang dijual hanya IDR 7,5 juta negotiable (2013). Saat COD, gue nego-nego dan akhirnya deal IDR 7 juta. Saat itu, harga yang gue dapat termasuk murah, di bawah harga pasar.

201408294201507_20140829062718.jpg

Ilustrasi. Gue gak punya foto si Scoopy Coklat gue T_T

Harga murah, ternyata konsekuensi yang gue peroleh lumayan merepotkan juga. Dikit-dikit, motor matik bermesin 110 cc ini minta jajan. Mulai dari borosnya minta ampun, selang bensin yang bocor sampe yang paling nyusahin motor ini susah bener dinyalainnya.

Selang bensin bocor

Bayangin bro, pas gue sama nyonya lagi di perjalanan, tiba-tiba tenaga mesin ngempos sampai akhirnya sama sekali gak bisa jalan. Aneh. Padahal baru banget gue isi bensin full. Jangan-jangan olinya nih, pikir gue. “Mas, bensinnya bocor tuh”, tiba-tiba ada seorang mas-mas yang ngasih tahu gue. Astaga! Ternyata dari tadi bensin motor gue bercucuran sampai habis tak bersisa. Makanya motor gak mau nyala.. Coba bayangin kalau ada orang ngerokok sambil naik motor lalu buang puntung rokoknya di jalan dan tiba-tiba ngenain bensin yang bercucuran dari motor gue.. Kelar hidup gue saat itu.

Jadi kalian yang suka buat puntung rokok di jalan pas lagi naik motor / mobil, coba bayangin kalau misalnya ada orang yang lagi ngalamin kejadian kaya gue lalu terkena puntung rokok lo. Pikirkan dengan hati nurani sob. Emang rare case, tapi kalau lagi kena apes kan bisa aja.

Gue pun dorong si Scoopy Coklat ke bengkel pinggir jalan kira-kira 100 meter dari lokasi kejadian. Ternyata selang bocor, lalu digantilah saat itu juga. Problem solved!!

Susahnya nyalain motor

Problem sehari-hari yang kadang bikin gue emosi adalah susahnya nyalain ni motor. Asli susah banget.. Electric starter sering gak guna, harus sering-sering pake kick starter, apalagi di pagi hari. Siap-siap kerja keras ini kaki. Soalnya kick starternya berat bener.

Awalnya gue kira akinya yang mulai soak. Lalu gue pun ganti aki. Oke, awal-awal penggantian, memang starter jadi lancar. Tapi kondisi tersebut hanya bertahan sebentar. Penyakit lama kumat. Gue bawa ke bengkel resmi buat diteliti lebih lanjut problemnya apa. Sama orang Berres ada problem di entah apa namanya gue lupa. Dan disarankan buat ganti kick starter yang kerasanya bukan main. Gue setuju buat diganti, tapi ternyata masalahnya belum ilang.

Kecewa dengan pelayanan bengkel resmi (berres kecil sih), gue gelandang si Scoopy Coklat ke bengkel umum deket rumah. Bengkel minta persetujuan gue buat bongkar mesin. Gue setuju. Setelah dibongkar, ketahuan penyakitnya kalau ni motor ternyata udah dibore up. Walah, padahal gue anti banget sama modif mesin sampe bore up begitu. Pantes aja torsinya meledak-ledak, lebih ganas dari BeAT padahal mesinnya kan sama. Akhirnya disepakati lah buat turun mesin, ganti piston.

Fiuh

Setelah turun mesin, memang nyaman sih, electric starter jadi mudah, tapi ternyata tenaganya jadi loyo. Bensin gue hitung-hitung juga jadi lebih irit, walaupun perbedaannya gak terlalu signifikan.

Akhirnya si Scoopy Coklat gue kirimkan ke rumah pada bulan Juli 2015 karena udah jarang dipake berhubung pajaknya udah mati dan males ngurusinnya wkwk.. Di rumah, si Scoopy Coklat jadi motor operasional para tukangnya bokap.

Selama 1 tahun 8 bulan bersama dengan Scoopy Coklat ini, udah banyak pikiran, waktu, dan materi yang gue buang percuma. Gue sampe diomelin bokap gara-gara gak becus pilih motor bekas. Dan itulah salah satu alasan adik gue nggak dibelikan Kawasaki Z250SL bekas walau harganya 11-12 sama Yamaha Xabre. Karena takut motornya banyak masalah.

Good memories we made together

Tapi dibalik banyaknya hal-hal yang bikin kesel, banyak juga kenangan yang tak terlupakan bersama motor ini.

  • Scoopy Coklat menemani perjuangan gue menuntut ilmu. Setiap harinya PP dari Utan Kayu ke Bintaro dengan jarak tempuh kira-kira 50 km PP.
  • Kendaraan pertama gue dan nyonya. Dimana bulan dan tahun pernikahan gue sama dengan bulan dan tahun gue beli motor ini. Kemana-mana si Scoopy Coklat ini menemani keluarga kecil gue membangun bahtera rumah tangga.
  • Pertama kali ikut-ikutan jadi komentator di blog-blog otomotif macam Iwanbanaran, TMCBlog, Kobayogas, Aripitstop, 7Leopold7, dan lain-lainnya adalah dengan menggunakan nickname “Scoopy Coklat”, merepresentasikan tunggangan gue kala itu.
  • Membawa gue bertemu dengan rekan-rekan blogger dan komentator saat kumpul di Panahan, Senayan, 2x. Ketemu banyak senior di dunia blogger otomotif seperti Om Leo, Mang Kobay, bro Vandra, Kang Ari, bro Triaz, bro Sam, bro Prasetyo, bro Ferboes, dan banyak teman-teman blogger hits lainnya. (Yang lain makin hits, gue masih gini-gini aja :V ).
  • Dan banyak kisah-kisah menarik lainnya yang gue ukir bersama Scoopy Coklat, sebanyak penderitaan yang gue alami juga ngoahaha..

Yah begitulah cerita gue dengan Honda Scoopy yang gue kasih nama Scoopy Coklat karena warnanya yang coklat. Motor Honda pertama yang gue pelihara. Tapi sungguh banyak cobaan dalam pelihara motor ini. Ya karena kebetulan gue dapet unit bekas yang udah bosok dari sananya,, huffff…

Walaupun begitu, jasa-jasa Scoopy Coklat akan terus gue kenang. Sekarang pun motornya masih ada di rumah bokap. Makin busuk aja mesin dan handlingnya, haha,  tapi masih bertahan jadi motor operasional tukang kok, yang penting masih bisa jalan kalau dikasih bensin 😀

Advertisements

4 thoughts on “Kenangan Bersama Scoopy Coklat, si Cantik Tukang Jajan

    • Iya, lagi apes banget waktu itu.. Harusnya curiga dengan harga yang jauh di bawah harga pasar.. Waktu itu harga pasaran scoopy minimal 8 jutaan.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s