Konsumsi BBM Hyundai Getz Dalam Kota

Gue pernah menghitung konsumsi BBM Getz saat melakukan perjalanan panjang dari Jakarta sampai ke Padang. Kondisi jalan yang bervariasi selama perjalanan menghasilkan rata-rata konsumsi BBM yang berbeda di tiap rutenya. Teririt menembut 12,54 km/l dan terboros 9,57 km/l. Sedangkan rata-rata konsumsi BBM setelah menempuh jarak 1.345 km adalah 10,79 km/l.

Nah, sekarang gue mencoba mengukur berapa sih konsumsi BBM si Hyundai Getz untuk pemakaian dalam kota?

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan disini..

Pertama, pemakaian di dalam kota Padang. Setiap hari gue bawa ke kantor di jalan bypass dimana jalannya lancar. Lampu merah di beberapa titik dan harus melewati jalanan yang sedang diperbaiki. Saat weekend biasanya gue bawa ke pusat kota sampai ke keramaian di daerah Pondok. Di beberapa titik macet. Tapi tentunya gak semacet di Jakarta.

Kedua, gue bawa mobil dengan kecepatan biasa aja. Ya di kisaran 40kmh – 60kmh lah.. Kadang-kadang sampai 80kmh itu pun jarang.

Ketiga, sehari-hari gue bawa mobil sendiri. Kecuali weekend pergi hangout sama nyonya dan kadang ngajak temen-temen juga.

Keempat, servis dan ganti oli terakhir sebelum berangkat ke Padang ( di Jakarta ).

Kelima, BBMnya premium 😀 😀

Keenam, mobil matic tahun tua (2004) 1.300cc.

IMG_20150811_203007

Metode yang dipakai

Karena tidak adanya fitur fuel consumption average, seperti biasa, metode yang gue pakai adalah metode full to full.. Isi bensin penuh terlebih dahulu, reset trip A ke 0. Ketika bensin udah menipis, isi full lagi. Trip A akan menunjukkan seberapa jauh si mobil telah melaju. Lalu bandingkan dengan berapa liter bensin yang dibeli setelah menempuh jarak tersebut.

Hasilnya?

Setelah berkendara menempuh jarak 311,2 km, indikator bensin telah sangat menipis. Gue menuju pom bensin dan segera mengisi full bensin. Diisi full, bensin yang harus gue tebus adalah senilai 236 ribu rupiah, dibagi per liternya 6.950 rupiah (harga Sumatera), so premium yang gue dapet sebanyak 33,96 liter. Naaah sekarang total bbm 33,96 liter itu dibagi jarak yang ditempuh sejauh 311,2 km, so hasilnya perliter BBM diminum si Getz untuk berjalan sejauh 9,16 km.. Dengan kata lain, konsumsi BBM si Boggil alias Hyundai Getz matic lansiran 2004 adalah 9,16 km/liter.

Hmmmm, lebih boros ya dibandingkan konsumsi BBM luar kotanya yang mencapai 10,79 km/liter. Ya wajar sih,, jalan ke luar kota, hambatannya lebih sedikit, lampu merah nyaris gak ada. Mobil bisa jalan lebih konsisten dan ujung-ujungnya berpengaruh ke konsumsi BBM yang lebih hemat. Beda dengan perjalanan di dalam kota dimana hambatannya banyak. Ya traffic yang rame lah, lampu merah lah.

Kalau di Padang aja dapetnya seboros itu, apa kabar untuk penggunaan di Jakarta ya? Dulu gue gak sempet ngitung konsumsi BBMnya pas masih tinggal di Jakarta..

Naaah kalau mobil kalian konsumsi BBM dalam kotanya berapa gan?

Advertisements

17 thoughts on “Konsumsi BBM Hyundai Getz Dalam Kota

  1. Toyota Agya ane dalam kota 1:16 paling boros… luar kota semarang – solo 1:25, semarang- jakarta 1:20

    Honda Mobilio ane dalam kota 1:14… luar kota semarang-solo 1:18

    Keduanya manual ya gan…

    Like

    • njirrr, mesin dg cc yg lebih gede lebih irit dari mobil gue untuk luar kota.. tapi kalau dalam kota masih bersaing lah 😀

      Like

  2. Mobil ane ayla dalam kota 1:13 gan di jakarta , kalo ke luar kota paling bandung sih konsumsi 1:16-17 lah gan , ini mobil 2015 Matic gan , menurut ane boros dan ga sesuai claim LCGC hahaha , padahal isi udah ron 92

    Like

    • masih lumayan lah gan kalo nurut ane. Secara jakarta macetnya gilaa… tuh ke Bandung yg lumayan rame jg tembus 1:17.. Apalagi mobil agan matic kan..

      Like

      • Coba join grup fbnya dulu gan “indonesian getz owner”.. nanti disitu tanya aja ke pengurusnya untuk join.. Jawa Timur adalah koorwilnya sendiri tuh.. welcome to the club hehe..

        Like

  3. pengen beli nih mobil yg tahun 2004 (sesuai budget), kalo bensin oke lahhh segitu udah cukup.. tapi kalo mesinnya bandel gak yaaa gan.. infonya dong

    Like

    • kalau mesin sih tergantung dapet unitnya sehat atau nggak ya… Tapi sejauh ini si Boggil gak pernah ada masalah di mesin kok,, paling ECUnya sempat servis satu kali, abis 1,5jt, hehe… Kalau jadi beli, jangan lupa gabung di Inago (Indonesian Getz Owner), banyak sharing ttg permasalahan, solusi, dan racun2, hehe..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s