Turing Jakarta – Padang: (Part 2) Bandar Lampung – Palembang

FYI: Tulisan ini merupakan tulisan kedua (tulis ulang) tentang Rute Bandar Lampung – Palembang. Sebelumnya udah gue tulis panjang lebar dan udah diposting tapi entah kenapa tiba-tiba menghilang tulisannya T_T .. Yaudah akhirnya harus gue tulis ulang walaupun banyak detil yang terlupakan..


 

Selepas beristirahat di rumah mertua di Bandar Lampung.. Pagi itu gue kembali berangkat menyusuri jalan lintas sumatera menuju Kota Padang. Di rute kedua ini, target gue adalah sampai Palembang sebelum gelap menjemput.

IMG_20160202_131902

Perjalanan kali ini, gue tak lagi sendiri, tapi ditemanin Agung, adik ipar.. Tapi tetap gue sendiri yang menyetir karena Agung belum pernah pake mobil matic.

Perjalanan dimulai. Kendaraan-kendaraan besar dari jawa menuju sumatera sudah banyak terlihat. Overall, jalanan Lampung pun termasuk jelek.. Di awal-awal perjalanan, jalanan cukup bagus walau sesekali terlihat lubang disana sini. Semakin menjauhi Kota Bandar Lampung, jalanan semakin jelek dan didominasi oleh jalan bergelombang akibat seringnya dilalui kendaraan besar nan berat. Sampai di daerah ini, jalanan mulus hanya ditemui sesekali. Hal ini terjadi sampai daerah perbatasan dengan Sumatera Selatan.

Truk truk besar semakin sering terlihat di jalan, dan notabene jalannya lambat dan sangat lambat. Di sini, perhitungan kita dalam menyalip rombongan truk benar-benar diuji. Salah perhitungan sedikit aja, bisa-bisa kita tabrakan dengan kendaraan dari arah bersebrangan.

Jalanan yang jelek memaksa otak untuk semakin meningkatkan konsentrasi. Karena saat menyalip truk dan ternyata ada lubang besar, bisa kelar hidup gue..

Di satu titik, jalanan rusak parah sehingga semua sopir wajib memelankan kendaraan. Momen ini dimanfaatkan seorang lelaki berpenampilan layaknya preman untuk menjual air mineral botol. Gue perhatikan, dia bukan sekedar menjual. Tapi lebih tepatnya ke memaksa para sopir kendaraan besar untuk membeli minumannya yang dihargai 10 ribu perbotol, padahal di warung sebelah cuma 3 rebu.. Ternyata, targetnya hanya kendaraan-kendaraan besar saja. Kendaraan kecil macam mobil gue dicuekin.. Fiuuuh.. Tapi tetep hati-hati ya guys kalau lewat sini (nama daerahnya lupa, sepertinya dekat-dekat Menggala)..

Memasuki wilayah Sumatera Selatan, jalanan membaik.. Jarang dijumpai jalan bergelombang.. Jalanan semakin mulus,, tapi konsentasi justru meningkat. Kenapa??? karena terkadang ada lobang besar yang siap menyantap roda mobil.. Kalau terbuai, pengennya memacu kecepatan. So, konsentrasi meningkat di jalanan Sumatera Selatan ini..

IMG_20150811_203007

Pemandangan di sepanjang jalan Lampung dan Sumatera Selatan ini monoton dan membosankan… Hanya ada bukit-bukit kecil dengan sedikit pepohonan. Lalu berganti dengan kebun-kebun kelapa sawit. Belum ada pemandangan yang mampu menyegarkan mata gue..

Minimnya media hiburan di mobil gue juga menambah kebosanan.. Hanya memanfaatkan radio sebagai hiburan, yang itu pun sinyalnya timbul tenggelam dan berganti-ganti channel karena daya jangkau terbatas.. Belum lagi lagu-lagunya yang bukan selera gue. Hoaaaam.. Udah minim hiburan, pemandangan membosankan, banyak lubang di jalan, banyak truk,, beuuuh harus extra waspada…

IMG_20160203_195457Senja mulai terlihat ketika gue sampai di Kota Palembang.. Pas,, sesuai target untuk memasuki kota sebelum malam. Bermodalkan GPS dan telpon ke Akas (kakeknya Ayu), akhirnya gue sampai di rumah Akas menjelang Isya, ya walaupun diselingi nyasar-nyasar dikit 😀 ..

Gue dan Agung disambut dengan hangat oleh Akas dan anak serta cucu-cucunya, kecuali anjingnya Akas yang galak banget, tapi untung diiket :V .. Malam itu gue cepat-cepat agar tubuh kembali fit untuk perjalanan esok hari dari Palembang menuju Muara Bulian, Provinsi Jambi..

 

 

 

 

 

Advertisements

12 thoughts on “Turing Jakarta – Padang: (Part 2) Bandar Lampung – Palembang

  1. Pingback: Turing Jakarta – Padang: (Part 3) Palembang – Muara Bulian (Jambi),, Fiuuuh Penuh Kejutan | travelmotoblog

  2. Pingback: Turing Jakarta – Padang: (Part 1) Jakarta – Bandar Lampung | travelmotoblog

  3. Pingback: Konsumsi BBM Si Boggil (Hyundai Getz), Borosnyaaa | travelmotoblog

    • ah iyaa,, yaelaaaah kok hilang yaaa?? huwaaaaa…. mesti ditulis lagi nih walaupun mungkin banyak detail yang berubah karena udah lupa…

      Oke tapi intinya gini:
      – Perjalanan lewat jalan lintas timur sumatera…
      – Banyak kebun kelapa sawit..
      – Jalanan di Lampung banyak bergelombang karena kendaraan besar.
      – Sesekali ada yang bolong parah juga jalannya..
      – Nah kadang ada preman yang mintain duit di jalan berlobang, ntah minta langsung atau jual aqua dg harga mahal.. Tapi waktu itu sih yg jadi target cuma truk2 aja..
      – Memasuki Sumsel, jalanan lebih bagus, aspalnya lebih mulus daripada di Lampung. Tapi kadang tiba-tiba ada jalanan bolong di tengah jalan mulus. Gara-gara kaya gitu, ban mobil gue sampai bocor..
      – Banyak jalanan lurus naik turun, hati-hati di puncaknya banyak jalan bolong mengintai..

      P.S: Itu kondisi setahun yang lalu.. Sekarang enggak tau ya apa masih banyak jalan jelek atau udah mulus semua atau malah tambah ancur hehehe..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s